Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2008

Apa yang sudah kita berikan dan terima dari negara?

Ask not what your country can do for you - ask what you can do for your country.
Jangan tanyakan apa yang telah negaramu berikan untukmu, tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan untuk negaramu.
(John Fitzgerald Kennedy)

Penggalan kelimat di atas adalah bagian yang begitu terkenal . . . .

dalam pidato J.F.K. yang menariknya, balagu.com menjadikannya sebagai topik diskusi minggu ini. Namun sampai saat postingan ini ditulis, sepertinya beberapa orang yang memberikan komentar dalam diskusi tersebut tidak begitu tertarik dengan topik ini.
Kembali pada bagian dari pidato J.F.K yang begitu populer itu, tidak disangkal lagi sangat sarat muatan politisnya yang kemudian mengarahkan pada semacam nasionalisme. Masalahnya adalah ketika hal itu dinyatakan dalam konteks Indonesia, nasionalisme keIndonesiaan pun belum sepenuhnya terdefinisi. Apakah nasionalisme itu semacam cinta akan Indonesia dengan segala keragamannya ataukah nasionalisme itu semacam keinginan menyatukan keragaman itu? Apakah nasional…

KAUM TERJAJAH DI NEGERI MERDEKA: Refleksi 63 Tahun Kemerdekaan RI

Ada satu iklan menarik di tv-tv kita tentang seorang anak yang harus terlambat mengikuti upacara bendera di sekolahnya karena harus membantu orang tuanya menyiapkan keramik dagangan dan membantu seorang ibu yang diserempet pengendara motor yang ugal-ugalan. Ketika ia tiba ke sekolah, bendera sementara dinaikkan, Indonesia Raya sementara dinyanyikan dan pintu pagar telah terkunci. Dia tetap menghormat walaupun dari luar pintu pagar sekolah yang telah terkunci. Menariknya, pesan iklan itu muncul lewat tulisan KEMERDEKAAN SEJATI ADALAH KEBERANIAN UNTUK MELAKUKAN SUARA HATI (kurang lebih seperti itu).
pesan itu kemudian menggugah saya untuk memulai refleksi 63 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia dengan pertanyaan darimana sumber suara hati kita? Kadangkala, pertanyaan yang salah akan melahirkan jawaban yang salah sehingga saya mencoba untuk hati-hati ketika menyampaikan pertanyaan di atas.

....



ketika berbicara tentang suara hati, maka "pengertian" menjadi hal penting yang patut d…