Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2009

Tugas Epistemologi

Dalam artikelnya "Epistemological Duties", Richard Feldman (dalam The Oxford Handbook of Epistemology, dieditori Paul K. Moser) menyampaikan 3 tugas epistemologi dengan beberapa penjelasannya. Namun sebelum sampai pada penjelasan tentang tugas-tugas epistemologi, terlebih dahulu dijelaskan tentang apa itu "tugas (duty)" sebenarnya. Menurut The Cambridge Dictionary of Philosophy, yang dimaksudkan dengan duty adalah What a person is obligated or required to do. Duties can be moral, legal, parental, occupational, etc. Tentu saja tugas masing-masing orang akan berbeda tergantung pada posisi dan situasinya. Namun demikian, kita mendapatkan tugas kita dengan berpatokkan pada tujuan-tujuan. Feldman kemudian mengutip Hall dan Johnson yang menulis bahwa "Jika anda menerima tujuan T, dan Tindakan t adalah cara terbaik untuk mencapai T, maka adalah keharusan untuk melaksanakan t atau adalah cukup rasional untuk bertindak t. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa t adalah…

Buku: DEBATES IN THE CONTEMPORARY PHILOSOPHY - AN ANTHOLOGY

Buku: ENCYCLOPEDIA OF DEMOCRATIC THOUGHT

Buku: MARX FOR THE 21th CENTURY

Abstrak Paper awal (sebelum diperbaiki): Papua Tanah Damai Sebagai Way of Life

“PAPUA TANAH DAMAI” SEBAGAI WAY OF LIFE
Pencarian Terhadap Core Pembangunan Yang Berpihak Pada Orang Papua

Abstrak:

Dasar tulisan ini bahwa gagasan-gagasan tentang ke-Indonesiaan adalah merupakan bentuk penghargaan yang tulus terhadap seluruh pengetahuan, aktifitas berpikir dan pandangan hidup masyarakat lokal sebagai sistem pengetahuan yang memberikan sumbangan kepada konsep berbangsa. Bila demokrasi merupakan way of life bangsa Indonesia, maka demokratisasi menjadi syarat mutlak pilihan itu.[1]
Dalam perspektif di atas, Saya hendak melakukan bacaan kritis terhadap Papua sebagai wilayah yang diakui menjadi bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).[2] Pergulatan kehidupan orang Papua dalam perspektif geopolitik NKRI[3] adalah pengalaman-pengalaman buruk seperti kekerasan, keterpurukan, diskriminasi hak dan lain-lain khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan. Pergulatan itu telah menjadi kacamata baru guna memikirkan kembali keberadaan Papua…

Penerimaan Abstract untuk First International Graduate Student Conference at Gadjah Mada University

Minggu pagi, saat membuka email, aku mendapat kabar menggembirakan dari Academy Professorship Indonesia tentang penerimaan abstract paperku untuk disampaikan pada First International Graduate Student Conference di Universitas Gadjah Mada pada tanggal 1-4 Desember 2009 nanti. Di bawah ini adalah surat pemberitahuan kepada saya waktu itu. Senang sekaligus deg-degan karena baru pertama kali mau jadi pemakalah tingkat internasional. Abstract Paper awalnya nanti aq posting lagi deh.


Ref.: Abstract evaluation

Yogyakarta, April 1, 2009.

Jusuf Nicolas Anamofa/UGM


Dear Sir/Madam,

We are very pleased to inform you that the Academic Committee accept your abstract to be presented in the First International Graduate Student Conference (Re-)Considering Contemporary Indonesia: Striving towards Democracy, Sustainability, and Prosperity
(1st—4th December 2009) at Gadjah Mada University.

Base on the Academic Committee’s evaluation, however, your abstract has to be improved. Please find the enclosed sugges…