Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Campuran "dua enam": (Kisah Istri Tentang Proses Pendampingan Masyarakat Lokal)

Diskusi dan bercerita dengan Melsje (istri saya) adalah hal yang menyenangkan, apalagi kami berbeda bidang (Dia lulusan teknik sipil, Saya lulusan filsafat), juga berbeda tempat tugas (Dia di Nabire, Saya di Jayapura). Saya banyak belajar dari cara dan metode kerjanya yang penuh perhitungan, sebaliknya dia banyak belajar dari cara dan metode kerja Saya yang cukup hati-hati mengambil keputusan tapi tegas dan tidak bisa diatur di luar aturan. (walahhh .. PeDe banget .. )
Seperti biasa, ada saja kisah perjalanannya mengunjungi wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Nabire yang dapat menjadi bahan refleksi bagi saya. Seperti kali ini, ia mengisahkan tentang perjalanannya akhir Februari lalu ke salah satu kampung di tepi Sungai Siriwo, Nabire. Kampung yang harus ditempuh selama kurang lebih 6 jam perjalanan melalui laut dan menelusuri sungai Siriwo. (akhirnya saya harus menerima kulit wajah Melsje yang beda warna. Tengah hidung ke atas berwarna cerah karena tertutup pet topi sementara tenga…