Kamis, 11 Agustus 2011

Kelas Pertama Setelah 3 Tahun

Tahun 2008, saya mendapatkan ijin untuk melanjutkan studi pada jenjang S2 di Program Magister Ilmu Filsafat, Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta. Otomatis, terhitung Surat Keputusan Belajar itu dikeluarkan, saya tidak lagi menjalankan profesi utama saya sebagai seorang dosen yaitu mengajar.

Puji Tuhan, pada Desember 2010, saya lulus dari studi itu dengan predikat Cum Laude. Setelah dinyatakan lulus, saya ditawarkan oleh pengelola program untuk langsung melanjutkan studi S3 dengan biaya yang disediakan, tetapi keinginan saya untuk kembali ke Papua dan mengajar lebih kuat daripada tawaran itu dengan catatan, dalam 2 atau 3 tahun ke depan harus kembali untuk melanjutkan studi.

Tiba di Jayapura dengan harapan baru. Saya dipercayakan sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan tugas itu, saya sangat berkeinginan membawa sedikit perubahan khususnya terkait dengan bidang Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Sayangnya, sampai detik saya menulis ini, saya adalah kepala pusat yang tidak memiliki ruangan dan fasilitas. Saya masih mengerjakan tugas-tugas saya di perpustakaan kampus dan juga di rumah. Tetapi hal itu tak masalah buat saya, yang penting bekerja.

Dalam perjalanan waktu, saya diserahi tugas mengampu mata kuliah Metode Penelitian Sosial. Mantaplah, sekalian belajar bersama dengan mahasiswa. Dalam waktu 1 (satu) minggu saya siapkan silabus dan rencana kuliah untuk beberapa minggu, tetapi menunggu hari Selasa, 9 Agustus 2011, jam 4 sore ketika harus berdiri pertama kali di depan kelas setelah 3 tahun adalah saat-saat yang cukup menegangkan. Banyak pertanyaan muncul dalam benak, tentang bagaimana pendapat mahasiswa tentang saya, apakah rencana saya ini dapat memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, apakah strategi dan metode pembelajaran yang saya pakai dapat membantu mahasiswa memiliki sekian kompetensi, dan lain sebagainya.

Hari H, jam D pun tiba. Saya harus terlambat 10 menit karena singgah sebentar di toko yang menjual ATK untuk membeli beberapa peralatan belajar mengajar. "Sepertinya mereka antusias" kata hati kecilku melihat dengan segera para mahasiswa masuk kelas penuh senyum setelah melihat kedatangan saya.

Kelas pun dimulai dengan doa, dilanjutkan dengan perkenalan. Setelah itu, presentasi materi berupa perencanaan perkuliahaan selama 1 semester dimulai. Para mahasiswa santai-santai saja, sepertinya mereka menikmati apa yang saya sampaikan. Tetapi belum tentu demikian.

Setelah semua rancangan perkuliahan selesai disampaikan dan tidak ada yang menyampaikan pertanyaan karena memang saya berusaha menyampaikan dengan sejelas mungkin, giliran membahas norma akademik. Ya, bagi saya, norma akademik itu penting bagi mahasiswa dan dosen agar alur perkuliahan tetap terjaga. Mereka terkejut ketika saya meminta untuk mengambil 1 lembar kertas dan menulis surat pernyataan akan mengikuti kuliah dengan mematuhi semua norma yang ada. Tentu ada sanksi bagi yang tidak mematuhi. Setelah saya tanyakan apakah mereka terbeban dengan itu, ternyata mereka aman-aman saja... Mudah-mudahan ya ...

Setelah menulis pernyataan yang saya anggap sebagai kontrak kuliah, sayapun meminta mereka menulis tentang harapan-harapan dan kekuatiran-kekuatiran mereka terkait dengan perkuliahan Metode Penelitian Sosial. Tujuannya adalah agar saya bisa mengetahui apa yang mereka harapkan dan sedapat mungkin berupaya mendekati harapan-harapan itu dan juga mengetahui kekuatiran-kekuatiran mereka dan sedapat mungkin menghindarinya.

Dari sekian banyak harapan yang disampaikan, sebagian besar sangat berharap agar dapat memahami materi kuliah dan menerapkannya sebagai seorang peneliti. Kekuatiran terbesar adalah ketidakmampuan untuk memahami mata kuliah sehingga nilai akhir akan jelek. Setelah membaca dan mengerti harapan dan kekuatiran mereka, saya akan berupaya menjaga agar harapan-harapan itu sedapat mungkin terwujud dan kekuatiran-kekuatiran itu sedapat mungkin tidak terjadi.

Begitulah, akhirnya datang juga kelas pertama saya setelah 3 tahun.

Semoga Tuhan mau tolong kita semua ...


Tidak ada komentar: