Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2008

Buku Tentang Hacker: 1000 HACKERS TUTORIALS 2008 (Update)

Kalau saja anda butuh tutorial untuk menjadi Hackers, maka ini adalah buku yang tepat. Anda akan mendapatkan 1000 cara menjadi Hackers secara gratis. Beberapa yang dapat anda pelajari melalui Buku ini adalah:

Create Bootable XP SP integrated CD
Create One-click Shutdown And Reboot Shortcuts.txt Creating a Board aka Forum on your own PC !.rtf
Creating Universal Ghost Usb Boot Disk And Cd.txt
Data Capacity of CDs [Tutorial].txt
Debug, Learn how ***** windows.txt
Delete An undeletable File.txt
Delete Files From The Recent File List In Windows.txt
Digital Camera Guide.txt
Digital Faq-learn Everything About Digital Capture, Edit and Burning and more.txt
Digital Photo Id Cards, Greate Info.txt

dll ..............

Untuk Mendapatkan Buku ini, silahkan klik di sini


Direct Link To Any Page You Want To In Hotmail.txt
Directx Explained.txt
Disable Compression On Xp, NTFS partition, Disk Cleanup.txt
Disable The Send Error Report, to Microsoft.txt
Disable Windows Logo Key.txt
Discover New Music You'…

Buku Tentang Rekonsiliasi: BEING RECONCILED - Ontology and Pardon

Seri: Routledge Radical Orthodoxy
Pengarang: John Milbank
Penerbit: Taylor & Francis (2003)
Bahasa: Inggris

Buku "Being Reconciled" menawarkan suatu tulisan yang segar tentang dimensi etis dan teologis dari rekonsiliasi dalam konteks dari pertanyaan-pertanyaan yang kompleks tentang memberi. Hal itu mempertimbangkan kembali gagasan-gagasan kebebasan. Dengan dukungan dan kerja yang teliti dari Derrida, Levinas, Marion, Zizek, dan Hauerwas, John Milbank menyatakan bahwa hanya dengan penyebaran pengampunan yang ditawarkan oleh Kemanusiaan Ilahi maka rekonsiliasi dapat menjadi mungkin di dalam dunia ini.
Buku ini layak dibaca sebagai bagian dari refleksi Natal kita.

Untuk mendownload buku ini, silahkan klik link di bawah (pdf)
Rapidshare
Filefactory





Gambar Dalam Buku: DILARANG MELARAT

Ini adalah salah satu gambar yang termuat di dalam buku DILARANG MELARAT: Narasi Teologis Tentang Kemiskinan. Ditulis oleh MICHAEL TAYLOR, Terbitan KANISIUS.




Buku: THE BIBLE AND THE THIRD WORLD - Precolonial, Colonial and Postcolonial Encounters

Pengarang: R. S. Sugirtharajah
Penerbit: Cambridge University Press (2004)
Bahasa: Inggris

Buku yang baik untuk dibaca. Mengetengahkan pergumulan umat di dunia ketiga dengan Alkitab pada masa pre-kolonial, kolonial dan poskolonial. Penulis mengangkat beberapa hal yang dianggap kurang penting dan tidak dapat diakses dalam gereja-gereja di India, China dan Afrika Utara sebagai alat yang penting di tangan kolonial dan yang dikolonisasi, bagaimana hal itu diklaim ulang dan dikritisi dalam masyarakat poskolonial dan bagaimana pengalaman-pengalaman itu saat ini dibaca ulang oleh masyarakat pribumi dunia, kaum dalit dan perempuan.
Dengan mengemukakan contoh-contoh eksegesis yang substansial, Sugirtharajah menguji pembacaan yang praktis secara luas, mulai dari bahasa-bahasa lokal kepada pembebasan dan munculnya kritisisme poskolonial yang baru. Studinya diarahkan untuk mengkaji refleksi-refleksi biblis dari orang-orang seperti Equiano dan Ramabai sebagaimana orang-orang yang telah diketahui seper…

How To?CARA MENCAPAI IMPIAN-IMPIAN BESAR ANDA

Saya pribadi memiliki impian yang bagi orang rata-rata terlalu muluk. Tetapi saya, itu bukan impian yang muluk karena yang namanya impian tidak pernah ada yang muluk.
Mengapa saya beranggapan bahwa impian-impian besar saya itu tidak muluk? Hal itu dikarenakan saya telah menemukan kendaraan-kendaraan yang tepat untuk mewujudkan impian-impian itu.
Bagi teman-teman yang sudah berani punya impian besar tetapi belum tahu kendaraan yang tepat mewujudkan impian itu, silahkan Klik link di bawah ini dan kita bisa berbagi sukses mewujudkan impian kita.
Kunjungi dan putuskan, karena saya sendiri telah memutuskan mewujudkan impian-impian saya dengan kendaraan sukses ini:
Silahkan Klik Link-Link di bawah ini dan buktikan sendiri:

Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian
Cara Tepat Mewujudkan Impian

Tertarik, hubungi saya (bisa SMS) di 081227140008 /…

Quo Vadis Filsafat Nusantara?

Hari ini, ada satu seminar dengan topik "Quo Vadis Filsafat Nusantara" yang diselenggarakan dalam rangka launching IRDP (Institute for Research and Development of Philosophy). IDRP sendiri merupakan gagasan yang dikerjakan oleh para mahasiswa S2 Pascasarjana Filsafat UGM-Yogyakarta.
IDRP sendiri lahir sebagai bentuk keprihatinan terhadap kenyataan bahwa kekayaan pandangan hidup di Nusantara belum dieksplorasi secara filsafati dengan metodologi filsafat yang jelas. Dengan demikian, IDRP diharapkan mampu menjadi wadah yang khusus untuk penelitian dan pengembangan filsafat nusantara. 
Pertanyaannya: Mengapa Filsafat Nusantara? Karena itulah kekayaan kita. Kalau mau memfokuskan diri pada filsafat yang lain, lebih khusus lagi filsafat sistematis, maka orang lain di luar Indonesia telah mengerjakan itu dengan sangat baik. Filsafat Nusantara adalah kelebihan kita. 
Seminar tentang Quo Vadis Filsafat Nusantara menunjukkan bahwa sebenarnya Filsafat Nusantara itu telah ada dan lebih …

Indahnya Bermimpi: Bangun dan Kerjakanlah

Di antara teman, rekan dan siapa saja yang membaca tulisan ini adakah yang tidak punya impian? Heheeheheheeee..... Kalau tidak ada, ya tidak masalah sih... Saya asyik-asyik saja karena bermimpi itu gratis koq. Kalau gratis masa gak punya sih... Ya gak usah dipaksain kalau mau punya impian...
Kalau bermimpi itu gratis entah impian itu besar atau kecil, mending milih punya impian besar atau kecil....?????
Bagi saya, mending impiannya BESARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR .... sampai tidak terbayang lagi impian itu..... Wah, itu namanya bukan impian tetapi mimpi. Ya sama aja, impian dan mimpi.
Oh, beda..... Impian tidak selalu sama dengan mimpi. Mimpi itu kalau kita udah bangun, kadang dilupakan. Ada mimpi asyik, ada mimpi seram, ada mimpi basah, ada mimpi ini, mimpi itu, dll. Kalau impian, mau tidur, mau bangun, mau makan, mau minum, mau beol, mau mandi, mau ini, mau itu, tetap terbayang.
Nah.... sekarang Saya tantang, berani tidak punya impian yang besar?.... Kalau berani, catat tuh…

Membangun Maluku Yang Mandiri

Sejak 2005, saya menginjakkan kaki di Tanah Papua. Tanah yang belum pernah diinjak sebelumnya, walaupun pernah juga terbayang untuk mengabdikan hidup di sana (dulu sempat terpikirkan karena jiwa petualang yang kuat). Apa yang ada di dalam benak tentang Tanah Papua adalah Tanah yang misterius, di mana orang-orangnya kasar dan cenderung dianggap musuh negara (pikiran ini terbangun karena sejak kecil, Saya selalu menyaksikan pelepasan dan penyambutan Tentara di Masohi / YONIF 731 Kabaressi dengan tujuan dan dari Irian atau Tim-Tim). Irian atau Tanah Papua menjadi kelam dalam pandangan Saya karena merupakan wilayah Operasi Militer. Tentara yang menuju ke dan kembali dari Irian penuh dengan wajah kemenangan.
Ternyata, ketika tiba di Tanah Papua, apa yang saya dapati tidaklah seperti apa yang saya pikirkan karena bentukan event-event yang berhubungan dengan tentara itu. Yang saya dapati di Tanah Papua adalah sebentuk kemandirian identitas anak-anak Tanah itu yang mau menyebutkan diri mereka …

Buku Tentang Natal: CHRISTMAS, IDEOLOGY AND POPULAR CULTURE

Editor: Sheila Whiteley
Penerbit: Edinburgh University Press (2008)
Bahasa: Inggris
Halaman: 235

Bagaimana kita memahami Natal? Apa yang dimaksudkan dengan Natal? Tentu Natal akan bermakna bagi semua orang yang merayakannya. Bagaimana bila perayaan-perayaan Natal yang yang kita lakukan selama ini adalah hasil dari produksi budaya pop kapitalis?
Buku ini adalah suatu pengantar kepada studi budaya pop lewat studi kasus. Buku ini mencoba menggali konteks budaya, sejarah dan sosial dari Natal di Inggris, USA dan Australia. Para penulis dalam buku ini mencoba memahami produksi makna yang dimediasi oleh aktifitas-aktifitas sosial dan budaya seputar Natal (menonton film-film Natal, televisi, mendengar atau menyanyikan music-music pop tentang Natal), hubungannya dengan seperangkat nilai dasar (nilai yang dibangun dalam keluarga), hubungan-hubungan sosial (masyarakat), dan cara-cara di mana diskursus ideologi seputar Natal digunakan.
Buku ini sangat tepat dibaca untuk memahami Ideologi dan Budaya …

Book Review: PATRON & KLIEN DI SULAWESI SELATAN-Suatu Kajian Fungsional-Struktural

Judul buku ini telah diubah oleh penulisnya Heddy Shri Ahimsa Putra guna penerbitan edisi baru. Judul semula yang diterbitkan pada tahun 1988 adalah MINAWANG: Hubungan Patron-Klien di Sulawesi Selatan, diubah menjadi PATRON KLIEN DI SULAWESI SELATAN: Suatu Kajian Fungsional-Struktural. Diterbitkan oleh Kepel Press-Yogyakarta, tahun 2007.

Di samping perubahan-perubahan lain, perubahan judul menunjukkan kegelisahan penulis terhadap penerimaan pembaca atas bukunya. Hal itu menunjukkan bahwa judul buku atau artikel menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembaca (walaupun ini perlu dikaji lebih lanjut). Tinjauan ini tidak bertujuan untuk membandingkan buku edisi lama dengan edisi baru tetapi lebih pada upaya meninjau secara ringkas apa yang ditulis oleh penulis buku ini dalam edisi baru bukunya.

Latar Belakang
Landasan uraian penulis buku ini adalah pertanyaannya tentang kondisi pendukung gejala patron-klien sebagaimana yang disampaikan oleh J.C. Scott, yaitu: (1) adanya perbedaan yang menco…

Buku: Sejarah Singkat Konflik Islam-Kristen

Saat ini, hubungan Islam dan Kristen sudah semakin membaik. Tetapi belum sepenuhnya sepertin yang kita harapkan bersama. Perang terhadap kelompok-kelompok teroris yang merujuk pada iman keislaman digemakan di beberapa negara. Di Amerika Serikat, perang itu didasarkan pada iman Kristen oleh pemerintah, terutama presidennya.
Kenyataan itu membuat kita harus terus menerus mempelajari sejarah panjang yang berdarah-darah dalam perjumpaan-perjumpaan Islam dan Kristen di muka bumi ini.
Alan G. Jamieson mencoba menggali sejarah itu dalam bukunya FAITH AND SWORD: A Short History Of Christian-Muslim Conflict.
Faith and Sword dimulai dengan konflik pada abad-abad pertama perjumpaan Islam dan Kristen, menguji persepsi-persepsi keagamaan yang membingkai perselisihan-perselisihan itu. Melintasi tanah-tanah Arab yang luas serta negeri-negeri Kristen yang besar, Jamieson mencatat rangkaian-rangkaian cerita pergolakan dari penaklukan Arab pada abad ke-7 sampai dengan kemunculan kekuasaan Ottoman dan kej…

Refleksi Terhadap Kemalukuan

Apa yang saya sampaikan pada tulisan sebelum ini dengan judul Agama di Maluku sudah Ancor Talamburang sebenarnya bukan ekspresi yang lahir dari refleksi mendalam terhadap fenomena keberagamaan di Maluku/Ambon. Bagi saya, itu lebih tepatnya sebagai bentuk ekspresi yang lahir dari kemarahan yang tidak dapat terungkap kecuali lewat kata-kata. Kemarahan demi kemarahan timbul dalam dada karena sebagai salah seorang anak negeri Masohi, melihat kenyataan bahwa Masohi hanya begitu-begitu saja sejak ditinggalkan tahun 1996 silam. Setelah 12 tahun ditinggalkan, tidak ada yang dapat dibanggakan dari Masohi.
Apa yang dapt dibanggakan, pembangunan infrastrukturnya tidak mencerminkan pembangunan pada sebuah kota kabupaten. Pembangunan manusianya dilakukan asal-asalan. Keuntungan demi keuntungan dikeruk oleh orang lain tetapi tidak dikembalikan secara adil untuk Masohi.
Pasti ada yang kemudian beranggapan atau mempertanyakan "mengapa saya tidak kembali ke Masohi dan membangun Masohi, mengapa har…

Agama di Maluku su Ancor Talamburang

Nah...nah...nah. Etika Publiknya Pak John Ruhulessin ternyata baru menjadi pembahasan di dunia akademik. Etika Publik yang akademis seperti itu harusnya dapat digunakan untuk mengkritisi keberadaan manusia di ranah publik, bukan di ranah akademik. Dalam hal ini, apa yang distudikan itu dapat menjadi pedoman-pedoman aksi bagi kehidupan manusia khususnya manusia yang menjadi lokus penelitiannya.
Tidak ada yang salah dengan agama. Pertanyaan-pertanyaan tentang otonomi agama kemudian tidak dapat dengan mudah ditemukan jawabannya. Agama itu fungsional bagi manusia. Dalam pendekatan strukturalis, agama itu ada dalam level tertinggi dan terdalam manusia (individu-masyarakat).
Intinya, ada dua ranah agama yang perlu diketahui oleh masyarakat kita (orang-orang yang tidak mempelajari agama sebagai pengetahuan akademik tetapi mengalami agama sebagai pengetahuan sakral tiap saat). Kedua ranah itu adalah ranah privat dan ranah publik. Ranah Privat menjadi core atau inti agama itu sendiri. Dalam ran…

Foto yang selalu ingin di upload, baru kesampaian

Waktu Pesparawi di Salatiga, bersama Mahasiswa STT GKI I.S. Kijne Jayapura


UKIM Raja di Salatiga... Good work bro n sist... God Bless You all






Masohi Rusuh Lagi: Ada Apa Dengan Perdamaian?

Baru saja kabar pica (dengar berita) kalau Masohi rusuh lagi. Menurut detikNews dalam semua pemberitaannya tentang peristiwa ini, bentrokan dipicu kasus penghinaan yang dilakukan terhadap salah satu kelompok oleh seorang Guru SDN 4 Masohi.
Wah... wah... wah..... kalau sudah pakai kata picu-memicu (triggering - triger), maka kita mesti kembali melirik pada teori-teori konflik deh. Ternyata, ketika kelompok-kelompok tertentu masih saling bertikai berdarah-darah karena faktor pemicu, maka sebenarnya ada yang lebih dari sekedar penghinaan sebagai pemicu itu. Pemicu itu hanya permukaan dari sesuatu yang lebih dalam.
Masalahnya adalah perdamaian yang diusahakan di Masohi itu ternyata tidak mampu bertahan melewati waktu. Bentrokan masih terjadi karena masih belum dapat saling menerima dan menghargai. Terus, mengapa perdamaian di Masohi itu tidak mampu dipertahankan? Menurut saya, karena pendekatan yang digunakan hanyalah pada level elite dan untuk kepentingan pemerintah (lebih tepatnya lagi, …

The Christmas Shoes

Saat mencari lagu-lagu Natal terbaru di Natal 2008 ini, ada satu judul lagu yang seingat Saya belum pernah Saya dengar. Lagu itu adalah The Christmas Shoes. Saya kemudian masuk ke Youtube dan mencari dengan kata kunci "Christmas Shoes". Wah, ternyata saya sangat ketinggalan karena lagu itu sudah dibuat sejak tahun-tahun lalu dan bukan lagu baru. Eh, sabar dulu, isinya ternyata selalu bermakna baru tiap saat. Lagu itu kemudian menginspirasi seorang penulis novel kenamaan, Donna vanLiere, untuk menulis novel tentang Natal dengan judul yang sama, yaitu "The Christmas Shoes". Yang lebih membuat Saya tidak habis pikir lagi, ternyata novel itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama "The Christmas Shoes" oleh Joas Adiprasetya dan telah diterbitkan tahun 2007 (herannya, koq Saya tidak tahu ya.... - payah nieee...). Joas Adiprasetya telah membuat resensinya dan dapat dilihat di sini
Sebuah film juga telah dibuat dari Novel itu dengan j…

Cerita di Balik Episode Kick Andy: Para Pewaris Tahta

Hari Jumat malam, di tengah kesibukan, Saya menyetel tv untuk menonton berita. Ternyata di Metro TV ada acara Kick Andy dengan tema "Para Pewaris Tahta". Kick Andy menghadirkan para raja, sultan di Nusantara.
Saya sempat mendownload gambarnya dari website kickandy di bawah ini:



Silahkan perhatikan gambar pada baris paling kanan, nomor 2 dari bawah. Yang menggunakan kain kepala merah adalah salah seorang raja dari Maluku. Saya tidak mengetahui namanya dengan jelas tetapi menurut salah seorang dosenku, Prof. Dr. Djoko Suryo (pada gambar itu, duduk di sebelah kanan raja dari Maluku), bahwa nama raja dari Maluku itu adalah Raja Samo-Samo (Sepertinya Samusamu ya....? = Raja negeri mana Samusamu?).

Gambarku dengan Prof.Dr. Djoko Suryo ketika selesai mengikuti kuliah beliau.


Menurut Prof. Djoko, ada cerita menarik pada saat acara Kick Andy itu yang ternyata tidak diketahui oleh para pemirsa. Pada waktu acara sedang berlangsung, ada yang mengatakan sesuatu tentang Raja Samusamu, atau a…

Bacaan singkat tentang Penjarakan dan Pendakuan menurut Paul Ricoeur

Bacaan Singkat terhadap Buku Hermeneutika Ilmu Sosial karya Paul Ricoeur, diterjemahkan oleh Muhammad Syukri dari buku Hermeneutics and The Human Sciences: Essays on Language, Action and Interpretation, terbitan Kreasi Wacana - Yogyakarta, 2006.

Dalam tulisan ini, saya memfokuskan bahasan pada upaya memahami "Penjarakan" dan "Pendakuan" menurut Paul Ricoeur sebagai syarat awal interpretasi tekstual dan sekaligus interpretasi diri.

Bicara tentang “pendakuan” dalam pandangan Ricoeur berarti bicara tentang fungsi positif dan produktif dari “penjarakan” di pusat historisitas pengalaman manusia. Ricoeur melihat itu dalam 5 tema, yaitu:
(1)Realisasi Bahasa Sebagai Diskursus
(2)Diskursus Sebagai Sebuah Karya
(3)Hubungan Ucapan Dengan Tulisan
(4)Pemahaman Diri di Hadapan “Karya”

I
Ricoeur memulai dengan “Diskursus” = hal yang disajikan sebagai sebuah peristiwa yang memiliki makna: ada sesuatu yang terjadi ketika seseorang berbicara. DISKURSUS DIREALISASIKAN KE DALAM PERISTIWA TA…

Jiwa Kewirausahaan Orang Ambon: Upaya Mengerjakan Teologi Ekonomi

Tulisan saya yang pertama tentang Jiwa Kewirausahaan Orang Ambon, dikomentari oleh Bung Steve Gaspersz seperti ini:

Tulisan yang menarik dan menantang, dan... masih berlanjut! Memang proses menerawang karakter ekonomi orang Ambon harus ditarik mundur jauh ke masa lalu. Tentu kita maklum bahwa "kesadaran" sangat ditentukan oleh situasi sosial (rada Marxis neh...). Dan situasi sosial itu bukanlah sesuatu yang bebas-nilai, melainkan hasil konstruksi kelompok dominan yang menjadi hegemoni. Dalam situasi sosial yang hegemonik itu kelompok dominan dan kelompok subordinasi saling menegosiasikan "ideologi"-nya masing-masing.
Toh, kelompok subordinasi tetap harus terbelenggu dalam ideologi hegemonik kelompok dominan. Jika merunut sampai pada titik sebelum penjajahan orang Maluku sudah terlibat dalam aktivitas ekonomi "global" (karya Anthony Reid setidaknya mengindikasikan hal itu). Namun dinamika kebudayaan ekonomi itu terdistoris secara akut pada saat sekelompok …